Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label travel. Tampilkan semua postingan

12 September 2019

Amazed by God





Klo ngomongin ttg amazed by God, rasanya foto ini sangat menggambarkannya. Bukan hanya ttg karya Tuhan yg luar biasa indahnya, tp juga ttg cerita di balik semua foto ini. 😇

Dulu ga pernah terpikir suatu hari nanti akan menginjakkan kaki di NTT.  Namun ternyata sampai saat ini sudah menginjakkan kaki di 3 pulau besar di NTT (pulau timor, pulau sumba, pulau flores).😃
Dulu cuma bisa tulis di goal setting bahwa suatu hari nanti pengen menginjakkan kaki di Indonesia timur, dan akhirnya itu tercapai jg. 😌

2010 - dpt kesempatan utk ikut pelayanan RTS di Soe, NTT.
2016 - bisa jalan2 ke Ambon dan Ora mumpung ada yg bisa jadi guide di sana.
2018 - diajak ikutan ke Ende dan Labuan Bajo.
2019 - ada grup jelong2 yg ngajak trip ke-2 ke Sumba.

Next trip? Rencananya sih ke pulau yg berbeda lagi.. tp mengenai hal itu masih ada yg perlu diatur dulu 🤭😆 kalau Tuhan izinkan utk ikut next trip, semua pasti dilancarkan.. 😁

02 Februari 2017

Explore Indonesia - Ora Beach dan Ambon

Postingan pertama di tahun 2017!! 😁

Sebenarnya ada yang sudah jadi setengah draft sih, tapi belum mood lagi buat melanjutkannya.
Kali ini meskipun dah masuk tahun 2017 tapi anggap saja belum bisa move on dr 2016. Ceritanya masih akan tentang liburan akhir tahun.

Di postingan ini ak akan tuliskan itinerary dan perkiraan biaya yang diperlukan untuk perjalanan 7 hari ke Ambon. Banyak orang yang cukup heran dengan tujuan liburan akhir tahunku kemarin. Ak sendiri juga heran sih.. hehe. Semakin mendekati hari keberangkatan, ada satu waktu ak sempat membuka buku catatanku, dan ternyata entah tahun berapa (pas dicari lagi ga ketemu) ak pernah menuliskan semacam keinginan atau resolusi atau goal setting bahwa ak ingin menginjakkan kaki di Indonesia Timur. Setelah sekian tahun berlalu akhirnya Tuhan kasih kesempatan itu.. :) Pada akhirnya ak memutuskan untuk mau ke Maluku karena ada Fei (sepupu) yang lagi PTT di Masohi (Maluku Tengah). Mumpung dia masih di sana, lumayan jadi ada yang bisa bantuin nyusun itinerary tanpa harus cari tour lokal lg pas di Ambon. :D
Ak pergi dari tgl 20 Desember 2016 (pesawat tengah malam, jd anggap saja dah tgl 21 Des), pulang tgl 27 Desember 2016. Di Ora ak cuma berdua sama Jeje dan waktu di Ambon jadi bertiga tambah Fei yang mau ikut pulang.

Untuk pesawat dari CGK ke AMQ (Pattimura - Ambon), ak naik Garuda Indonesia. berhubung ini perjalanan cukup jauh dan waktu yg agak mepet2 krn akan naik kapal cepat lagi, ga mau ambil resiko naik maskapai yg sangat terkenal dengan delaynya. Untuk pp CGK - AMQ +/- Rp.3.000.000. Ini ak kasih perkiraannya ya, karena untuk tiket pesawat bisa berubah2.

Hari pertama sampai ketiga ambil paket Ora Beach Resort (exoticorabeach.com). Paketnya cukup mahal sih, apalagi karena cuma berdua. kalau berangkatnya lebih byk orang bisa lebih murah. Ak ambil cottage laut jadi kena Rp.3.855.000 untuk 3 hari 2 malam. tapi setidaknya ambil paket itu lumayan ga perlu mikirin dari Bandara Pattimura ke Ora naik apa aja. dari Ora Beach Resort dah langsung sediain transportnya termasuk kapal cepat untuk nyebrang ke Pulau Seram dari Pulau Ambon. Yang belum termasuk itu makan siang di Masohi. Waktu itu diajak makan di Julia (resto yang katanya paling enak di sana) makanannya seafood, total makan bertiga Rp. 196.000 (tergantung pesanannya ya pastinya).
Hari pertama bisa dibilang habis di jalan karena sampai di Pantai Ora sudah sore. Hari kedua keliling di sekitar Ora, ini ikutin paket aja ke Tebing batu, Goa laut, mata air Belanda. Hari ketiga bisa dibilang habis di jalan juga karena balik ke Ambon sampainya sore juga. Makan siang di Masohi lagi tapi karena Julia sudah tutup menjelang Natal, jadi diajak makan di Bambu Kuning. Makannya seafood lagi. Total makan bertiga Rp. 169.000 (balik lagi tergantung pesanannya).

Hari ketiga pulang dari Ora ga langsung pulang ke Jakarta. Kami memutuskan untuk extend di Ambon 4 malam lagi buat explore Ambon. di Ambon kami menginap di Hotel Amaris, untuk 4 malam +/- Rp.1.200.000. karena waktu di Ambon kami bertiga, jadi lumayan share kamarnya dibagi rata. hehe. Oya, berdasarkan info yang didapat, katanya kalau mau pesan hotel di Ambon perlu mempertimbangkan lokasi hotel tersebut, apakah di daerah Kristen atau Islam. Sebenarnya sih kalau sudah di sana terlihat toleransi yang ada, termasuk seperti yang diberitain pemuda muslim menjaga jalannya ibadah Natal. tapi saya kurang tau jg, mungkin karena efek dr kerusuhan dulu itu msh ada. Kalau mau cari hostel atau hotel yang lebih murah cukup banyak juga sih, tapi kemarin ini pilih Amaris mengingat dekat dengan tempat makanan supaya kalau mau cari makan malam lebih gampang aja. :D Makan malam di Imperial bertiga Rp.275.000.

Selanjutnya hari keempat sampai pulang kami ga pakai tour lokal. Karena Fei yang lagi PTT di Masohi ada teman yang orang Ambon, jadi dia yang aturin itinerary selama di Ambon berdasarkan info dari teman2nya. Selama 4 hari itu kami sewa mobil + supir. Sempat awalnya ada niat mau nyetir sendiri tapi tidak disarankan karena ada daerah2 yg memang sebaiknya ada orang lokal, dan yang pasti jalan2nya yg naik turun gunung agak seram juga ya buat bawa mobil sendiri. hehe. Sewa mobil + supir per hari Rp.500.000 (kurang tau apakah ini karena pas natal juga atau memang standarnya segtu) kecuali pas hari terakhir cuma antar ke bandara Rp. 150.000.

Hari keempat rutenya dimulai dari beli oleh-oleh dulu. yang terkenal enak ada Roti Sarinda (roti kaya dan kacangnya yg terkenal enak). Harga rotinya relatif murah (kalau tidak salah sekitar 9000-10.000 isi 2. Oleh-oleh yang terkenal lainnya Roti Kenari dan Sago Keju. Pusat oleh2 yang sering didatangi Petak 10, tapi menurut ak roti kenari dan sago kejunya lebih enak yang mereknya Gloria (lupa nama tokonya). harga pastinya lupa berapa tapi +/- Rp. 30.000-40.000. cukup mahal memang. Oleh-oleh lainnya yang sering dibeli juga Ikan Cakalang asap. ini harganya Rp.100.000 isi 3. kalau beli ikan ini nanti sudah langsung di-packing tertutup supaya bisa dibawa masuk ke pesawat tanpa bau amis.
Setelah beli oleh-oleh dan pesan ikan buat diambil sore sebelum pulang, perjalanan menyusuri Pulau Ambon ke arah timur. Pertama ke Pantai Liang, lanjut lihat Morea (belut tapi ukurannya besar), lalu ke Air Terjun Waai. Di Ambon rata2 masuk ke tempat wisata bayarnya Rp.5.000/orang. untuk lihat morea itu ongkos pancing + telur bayar Rp.58.000. Setelah dari air terjun ke Pantai Natsepa. Di situ  ga ke pantainya tapi makan rujak natsepa yang terkenal enak jg. rujak seporsi harganya Rp. 15.000, es kelapa Rp. 12.000. Makan siang lupa nama tempatnya apa, tapi yang pasti itu jadi pilihan terakhir karena byk yg tutup menjelang Natal. Makan siang bertiga Rp. 203.500. Kalau mau ngebolang lagi bisa ke Nusa Pombo lewat pelabuhan Liang atau Tulehu tapi harus charter speed boat lagi.

Hari kelima rutenya menyusuri pulau Ambon ke arah barat. Mulai dari Batu Kapal/Batu Lubang di desa Liliboi. Masuknya bayar Rp.5.000/orang. Lanjut ke Batu Layar, ga bayar karena letaknya di pinggir jalan, jadi tinggal berhenti di pinggir jalan saja. :D Setelah itu ke Air Terjun Ureng, bayar lagi Rp. 5000/orang. Lanjut mengunjungi Mesjid tua, Gereja tua, dan Benteng Amsterdam di desa Hila. Ini kalau ga salah bayarnya sukarela. Trus jalan lanjut ke Lubang Buaya, bayar Rp.2000/orang dan Rp. 5000 untuk mobil.

Hari keenam rutenya mulai dari Pantai Pintu Kota, bayarnya mobil saja Rp. 20.000. Lanjut ke Pantai Namalatu, sama seperti tempat wisata lainnya, bayar Rp. 5000/orang. Setelah dari Namalatu, ke pantai di sebelahnya: Pantai Santai, bayarnya sama Rp. 5000/orang. Setelah itu lanjut ke Pantai Hukurila dan Pantai Lawena. Ak lupa di 2 tempat itu bayar atau tidak, tp kalaupun bayar juga Rp.5000/orang.

Hari ketujuh dah ga kemana-mana lagi karena pagi2 dah langsung berangkat ke Bandara.
Jadi perkiraan total 7 hari 6 malam +/- Rp. 10.000.000 termasuk oleh-oleh. Ada yang bilang dengan bayar segtu dah sampai Vietnam. Okaay.. masuk akal. karena memang tiket ke Indonesia Timur cukup mahal dan memang secara jarak lebih jauh juga daripada kalau ke Singapore, Malaysia, Thailand, dll. Pertimbangan ak kenapa akhirnya memutuskan ke Ambon salah satunya karena mumpung ada saudara yang di sana, dan belum tentu ada kesempatan lagi ke sana.
Kalau lihat harga memang pemikirannya lebih mending ke luar negeri. Tapi kalau semua orang berpikir seperti itu sih ujung2nya ga ada yang mau explore Indonesia yaa.. padahal alam Indonesia banyak yang ga kalah bagus dari luar negeri (khususnya buat yang pencinta alam).

Mungkin itu aja yang bisa ak bagikan sebagai rangkuman dan pertimbangan kalau ada yang berminat untuk berkunjung ke Ambon.. Wonderful Indonesia.

16 April 2012

Jerusalem - Holyland Trip (part 05)

Okeh. Harusnya ini beneran jadi part terakhir dari cerita di Tanah Perjanjian karena memang sudah sampai pada hari terakhir sebelum pulang. hehehe. Nah hari terakhir ini, hujan seharian.. dan anginnya juga cukup kencang. bisa dibilang malah udaranya jauh lbh dingin drpd saat ke Mt. Hermon..

Pertama2, sambil hujan2, mengunjungi St. Anna Church. Ini katanya gereja yg dibangun di atas goa tempa bunda maria dan ibunya tinggal, dan gereja ini gereja dari zaman perang salib.

Nah di dekat situ juga (klo ga salah ingat sih 1 daerah sama St. Anna Church), ada kolam Bethesda (Yoh 5:1-12). Letak kolam ini adalah di dekat Gerbang Domba. Di gerbang domba ini dulunya ada pasar domba, tempat jual domba untuk persembahan di bait suci. Sebelumnya, domba2 itu dibersihkan dulu di kolam bethesda.

Setelah dari situ, ada bbrp gereja yg dikunjungi. err.. agak lupa jg sih ya yg mana aja. tp yg pasti ke Taman Gethsemani (gath: pemerasan, semane: minyak). di sana terdapat pohon zaitun yg sudah berumur ribuan tahun. Nah trus agak lupa juga ni, kalau ga salah di kompleks itu juga sih.. ada Gereja Agoni (gereja sengsara). ni gereja asli agak menyeramkan.. dalamnya gelaaapp.. kalau ga salah ini tempat Tuhan Yesus berdoa sebelum akhirnya ditangkap. Gereja ini tepat berada di dpnnya Golden Gate (salah satu gerbang tembok Yerusalem yg tidak dibuka).

Dari sana ke St.Peter Gallicantum, gereja ayam berkokok. Ini tempat dimana Petrus menyangkal Yesus. dan di bawah gereja itu, ada penjara tempat Yesus dipenjarakan di rumah Pilatus (kalau tidak salah - hrs liat ceritanya lg di alkitab dulu. hehe). Penjaranya ga terlalu besar, dan lebih mirip seperti sumur, jadi tidak ada pintu keluar masuknya, hanya ada 1 lubang di atas. Saat ini sih akses ke bawahnya sudah dibuat tangga turun dan ada cukup banyak lampu utk menerangi.. tapi.. ga kebayang jaman Yesus dipenjarakan di situ dulu.. benar2 dimasukkin ke dalam penjara itu dgn diturunkan dr lobang, trus di bawah ga ada ventilasi jg, dan yg pastinya ga ada lampu. pasti gelap bgt d.. jd dah pengap, gelap pula.. >.<

Setelah itu diajak ke 1 tempat namanya Temple Institute. ini tempat dimana orang2 Yahudi Ortodox sudah mempersiapkan semua kebutuhan2 peralatan untuk ditaruh di dalam bait suci, jika pada waktunya tiba bait suci yg sekarang sudah dirobohkan itu dibangun kembali. benar2 persiapan yg matang sekali. kaki dian (manorah), alat2 musik yg akan digunakan, bahkan sampai baju efod utk imam jg sudah dibuat. dan semuanya itu persis sama aturannya (bahan dll) spt yg tertulis di kitab taurat.

Abis dr situ keluar dr Yerusalem lagi menuju Laut Mati... sebelum ke laut mati, mampir dulu di satu tempat, namanya Qumeran. di sini tempat komunitas essiani , komunitas pertama yg terima Yesus dan Yohanes Pembaptis, tidak ada perempuan. Nah, di sini ada mgk semacam museum kali ya.. ditemukan semua gulungan kitab dr alkitab, kecuali kitab Ester. sayang sekali karena waktu yg mepet bgt, jd ga sempat masuk d.. malah pada asik belanja smua.. :(

Qumeran letaknya ga jauh dr Laut Mati. jadi bisa dipastikan dari situ langsung ke Laut Mati. Di laut mati dikasih waktu buat yg mau turun untuk cobain mengapung tanpa bisa tenggelam. tapi ya begtulah, yg ada jadinya kelamaan di sana dan ga sempat ke kota Jericho. padahal pengen ke sana.. :( okay, yg sudah terjadi biarlah berlalu, smoga next time klo Tuhan ijinkan ke sana lagi, bisa ke Jericho.. :)

Setelah dr Dead Sea, ke tempat terakhir yg menjadi alasan kenapa ga bisa lama2 juga  di Dead Sea dan ga sempat ke Jericho. Tempat terakhir itu tempat yg ditunggu2 semua orang yg ke Israel, yaitu Upper Room, tempat Yesus mengadakan perjamuan terakhir dengan murid-muridNya dan tempat dimana Roh Kudus dicurahkan setelah Yesus terangkat ke Surga. Di bawahnya Upper Room ini ada makam Raja Daud.

Itu semua (dari part 02-05) adalah tempat2 yg resmi kami kunjungi. Nah pas malam terakhir ini, kira2 kami ber-9 akhirnya pergi sendiri ke 1 tempat lagi, Ben Yehuda. di sana tempat buat beli oleh2 aja sih.. dan krn sudah agak kemaleman, jd dah byk yg tutup. tapi ya oklah, skalian bisa mencicipi burger Israel yg gueedeeee.. rasanya lumayan, tp entah kenapa org sana sptnya tidak pandai mengolah daging sapi ya.. jdnya agak masih bau.. tp cukup ok lah.. :)

So, itulah review dan kesan2 saya selama pergi ke Tanah Perjanjian.. dan ak berdoa supaya Tuhan undang ak lagi suatu hari nanti untuk pergi ke sana bersama pendamping hidupku. ^^ dan aku juga berdoa supaya smua yg membaca ini Tuhan undang juga untuk pergi ke sana. keep pray, friends.. Gbu :)

13 April 2012

Jerusalem - Holyland Trip (part 04)

Sampailah di bagian terakhir (hrsnya sih jd yg terakhir) dari perjalanan ke Tanah Perjanjian.. Di part 04 ini ak akan ceritain ttg selama di kota Yerusalem. Sampai di sana sudah agak sore, pas baru masuk, di bus sama2 nyanyi lagu yg wkt di part 01 dah ak tulis, tp dengan kata2 yg agak sedikit berbeda.
Ooo Yerusalem, kota mulia
hatiku rindu ke sini..
Sekarang ini Tuhanku datanglah
bawa aku masuk sini...
Benar2 ga nyangka akhirnya ak menginjakkan kakiku di Yerusalem. klo bukan karena perkenanan Tuhan rasanya ak belum ke sana. hehehe. thx God.. :)

Okay, berhubung sampai sana dah agak sore, akhirnya langsung menuju Tembok Ratapan. Saat di perjalanan, di bbrp bagian, terlihat tembok2 tinggi perbatasan antara daerah Israel dan Palestina. dan seperti yg sudah pernah ak bilang, meskipun hanya dipisah oleh tembok, itu sudah beda bgt daerahnya.. bisa dikatakan lbh subur di dalam wilayah Israel. dan ada hal yg menarik perhatianku.. semua bangunan rumah2 di yerusalem, batu yg dipakai sama. jd ada keseragaman gtu, enak diliatnya. :D

 Tembok Ratapan. ini tempat orang2 Yahudi berdoa. mereka tulis doa2 mereka di secarik kertas lalu mereka gulung2 kertas itu dan diselibkan di sela2 tembok. trus abis mrk taruh kertas itu, untuk ke belakang mereka hrs berjalan mundur sambil membaca taurat. nah ini tempat buat laki2 dan perempuan dipisah. Hm.. tempat ini biasa hanya untuk org2 Yahudi yg ortodox sih, karena kalau yg tidak ortodox biasanya dah ga melakukan itu. kalau dipikir2 ya bener jg, ngapain berdoa ke tembok.. Allah itu ga ada di dalam tembok itu kok. :D

Setelah dari situ masuk ke Western Tunnel. hm.. ak ga akan menuliskan di sini tentang apa yg ada di dalam sana, tp yg pasti keluar dr sana ak cuma berpikir wow.. keren banget. mereka bener2 mempersiapkannya sampai sejauh itu. kalau ada yg mo tau ada apa di dlmnya, silahkan hubungi ak via japri. :)

Hari berikutnya cukup padat ya acaranya.. Pagi2 ke Gereja Doa Bapa Kami, tempat Yesus mengajar Doa Bapa Kami (Mat 6:9-13) dan ada juga yg meyakini di situ tempat Yesus terangkat ke Surga. Di sana juga dikasih tahu pohon duri, pohon yg banyak bgt durinya dan durinya itu yg dipakai untuk membuat mahkota duri yg dipakaikan ke Tuhan Yesus pada waktu mau disalib.dan kalau lihat durinya itu.. wew.. bner2 panjang2.. ada kali sekitar 7cm atau bahkan lebih.. ga kebayang kalau duri sepanjang itu kena kepala.. >.<

Setelah itu, di sekitar gereja itu jg ke satu tempat, Mount of Olives, Bukit Zaitun, tempat Tuhan Yesus terangkat ke Surga (Luk 24:50, Kis 1:4-13). Nah kenapa ada bbrp tmp yg berbeda yg dibilang tmp naiknya Tuhan Yesus, karena itu sesuai kepercayaan aliran mereka. Dari situ jalan kaki lagi ngeliat pemandangan kota Yerusalem dari atas bukit Zaitun.

Selanjutnya ke Garden Tomb (Yoh 19:41), tempat bukit Golgota dan kubur Yesus. di gambar sebelah ini adalah bukit golgota pada saat ditemukan dulu, tp skrg sudah tdk seperti itu lagi.. bagian mulutnya sudah tdk terlihat dan di bawah itu sudah jd tmp parkir bus.. -.-" dan yg menarik, guide nya kasih tau kalau sebenarnya tempat Tuhan Yesus di salib itu bukan di atas bukit seperti yg terlihat di gambar2, tp di pinggir bukit yg terletak di pinggir jalan, supaya org2 yg lewat jalan utama tersebut melihat, atau dgn kata lain untuk mempermalukan org yg disalib.

Setelah dari situ, lanjut ke Bethlehem.. dan Bethlehem itu bukan berada di wilayah Israel, tapi di wilayah Palestina. jadi pas ke sana, guidenya ganti, krn ternyata org yahudi tidak boleh masuk ke wilayah palestina kecuali yg muslim. Di sana itu ke Nativity Church, tempat Yesus lahir. o ya, dijelaskan jg ttg Bintang Daud.. kan ada 6 sudut tu, itu melambangkan attributes of God: Power, Love, Mercy, Majesty, Justice, dan Wisdom. :) trus kalau di Nativity Church itu di lantainya ada bintang dgn 14 sudut. 14 ini melambangkan 14 generasi dari Abraham - Daud, Daud - pembuangan babel, dan pembuangan babel - Yesus.

Terakhir di hari itu mengunjungi 1 tempat yg jarang didatangi tour2 yg ke Israel. tempatnya namanya Yad Hashemona, ini dulunya adalah perkampungan tempat orang Finland dan sekarang itu jd tempat perkampungan org2 yahudi mesianite, yaitu org2 yahudi yg percaya sama Tuhan Yesus. :)

Eh berhubung dah cukup panjang post ini, untuk tempat2 di Yerusalem masih ada beberapa lagi, akan aku lanjutkan di postingan selanjutnya.. yah semoga dlm wkt dekat ini bisa ak lanjutkan lagi. hahaha. :p

.. to be continue to the last part ..

12 April 2012

Tiberias - Holyland Trip (part 03)

Okay.. setelah 2 bulan akhirnya aku lanjutkan posting ini.. hahaha. Part 02 kemarin ini baru seputar Petra ya.. sekarang akan kulanjutkan dengan seputar Israel, dan akan kumulai dari Tiberias dulu.. *buka catatan perjalanan* :p


Pagi2 diawali dengan melihat sunrise di tepi danau galilea dr kamar hotel.. Pemandangan yang bagus dan seperti saat berada di pinggir pantai, terdengar jg suara ombak. :) Dan yg pasti, udaranya dingin.. krn masih musim dingin.. tp terlihat sekali berbeda saat berada di Petra.


Perjalanan pertama ke gereja St.Peter's Prime (klo ga salah), di dlmnya ada mensachristy (artinya Meja Kristus). Ini tempat dimana Yesus menyalakan api dan menyiapkan sarapan untuk murid-muridNya (Yoh 21). Setelah itu lanjut ke Capharnaum. di sana liat batu kilangan n tempat pemerasan anggur. terus juga ada Rumah Ecclesia, gereja pertama di abad 1, rumah mertua Petrus. dan di kompleks itu jg ada sinagoge. nah di atas bekas runtuhan rumah ibu mertua petrus itu dibangun gereja dgn 8 sisi, 8 pilar, yg melambangkan 8 sabda bahagia. nah trus abis itu sempet ke Beatitudes Church (Gereja Sabda Bahagia) dan klo ga salah, semua gereja katolik di sana rata2 dibangun dgn 8 sisi seperti itu dan kiblatnya ke timur. Setelah dari sana, makan siang makan ikan petrus (klo di indo sama aja kyk ikan nila :D).

Setelah makan siang, sempat ke Yardenit juga. Yardenit itu salah satu bagian sungai Yordan yg dipakai buat baptis. Err.. ak sendiri tidak baptis di sana sih, karena bbrp alasan. hahaha. pertama, krn saat itu masih musim dingin, jadi airnya itu dingiiiinn.. kedua, hm.. airnya kotor yah.. hahaha. di sisi kiri agak jauhan dikit itu tempat baptisan akan dilakukan, sementara di sebelah ujuung kanan, ada berang2 berenang, ada lele yg gede2 juga. agak geli ya liatnya. hahaha. :p tp banyak juga yg dibaptis di sana. ada yg baru pertama kali, ada jg yg dah pernah baptis tp baptis lg. it's ok, ga masalah.. :) 
Setelah itu kyknya sih langsung ke Mt. Tabor (Luk 9:28-36), tempat saat Yesus dimuliakan, saat bertemu dengan Musa dan Elia. Agak sedikit lupa, tp dr tempat itu di bawahnya terlihat yang namanya lembah Harmagedon, tempat terjadinya peperangan terakhir nanti (baca kitab Wahyu).

Besoknya, tempat selanjutnya adalah Mount Hermon.. thx God, ketemu salju tapi ga dingin2 banget karena ga ada angin. cuacanya bagus bgt, ga hujan juga. padahal sebelumnya dpt kabar ada tmen yg ke sana cuma beda bbrp hr, ga ktemu salju. hehe. cukup puas di atas sana, naik kursi gantung menikmati pemandangan ada yg main snowboarding. seruu.. :)

Setelah dari Mount Hermon, tempat berikutnya adalah Baniass, tempat pemujaan dewa pan. Di dekat situ ada sisa2 kota kaisarea filipi, tempat dimana Tuhan Yesus bertanya kepada murid-muridNya tentang siapa Dia dan Petrus menjawab kalau Yesus itu Mesias (Luk 9:19-28). Di sanalah nama Simon diubah jadi Petrus, dan di situ juga terdapat mata air yang menjadi salah satu sumber air Sungai Yordan. Setelah itu ke Tabgha, tempat Tuhan Yesus melakukan mujizat 5 roti 2 ikan. Abis itu perjalanan hari itu diakhiri dengan naik perahu di danau Galilea.. :)

Hari selanjutnya, sebelum masuk ke Yerusalem, mengunjungi 2 tempat dulu. Pertama ke Cana Wedding Church, tempat Tuhan Yesus melakukan mujizat pertamaNya, mengubah air menjadi anggur. Waktu di sana, semua yg datang sama pasangannya (suami/istri), ada peneguhan nikah kembali. Dan entah kenapa, saat itu di sana doaku cuma, Tuhan aku mau suatu saat nanti kembali ke sini lagi bersama suamiku kelak dan melakukan peneguhan nikah di situ jg. :)
Nah setelah dr situ, tempat terakhir sebelum masuk ke Yerusalem adalah Gunung Carmel, Murahqa, dimana di sekelilingnya ada lembah megiddo (harmagedon) jg. Tempat ini adalah tempat saat Elia melawan nabi2 baal dan Tuhan menurunkan apiNya (1 Raja2 18:18-44).

Jadi cukup banyak juga ya tempat2 yg dikunjungi di sekitar Tiberias dan perjalanan menuju Yerusalem. smuanya masih daerah Israel, dan seperti yg sudah ak bilang di post sebelum2nya, daerah Israel ini benar2 subur.. :)

.. to be continue, Jerusalem ..
  

21 Februari 2012

Beautiful PETRA - Holyland Trip (part 02)

Awal perjalanan dimulai dari bandara Soe-Ta. kumpul jam 9 malam, pesawat jam 12 malam. perjalanan cukup lama. +/- 7-8 jam dr Jakarta menuju Dubai. dan di dubai, perlu transit selama 8 jam untuk nunggu pesawat selanjutnya dari Dubai ke Amman, Jordan. 8 Jam di airport benar2 bukan waktu yg sebentar, cukup membosankan.. dari airport rameeee banget di pagi hari, sampai sepi di siang hari. Dari antri ambil voucher makan siang, ambil makan siang di foodcourt (Mc Donald's), sampai lesehan di dekat salah satu gate sambil numpang charge handphone, dah sempat tertidur jg, trus nunggu lagi di starbucks, akhirnya melanjutkan perjalanan selama +/- 3-4 jam ke Amman. Sampailah di Amman, Queen Alia International Airport. dari situ langsung melanjutkan perjalanan ke Petra.

Ini dia inti dari postingan kali ini.. PETRA.. hm.. pertamanya ga tau apa itu petra, ada apa di sana, kenapa sampai ke sana jg.. sempat dikasih liat sama papa gambar tentang petra, tp ya cuma lihat gtu aja.. dan ternyata, setelah ke sana.. woowww... it's so amazing... benar-benar luar biasa banget. ga heran d klo itu jadi new 7 wonder of the world.


Masuk kawasan objek wisata (di daerah Wadhi Mousa), tak terlalu terlihat ada pemandangan apapun. hanya bukit-bukit batu yg tidak terlalu tinggi. daerah yg cukup gersang. perjalanan dimulai dgn naik kuda (bisa jg jalan kaki) sejauh yah mungkin 500m ada kli ya.. cukup jauh pastinya. lalu mulai ketemu tebing tinggi yg ada celah di tengahnya.. pas lihat itu aja sudah woooww... amazing bgt.. menyusuri celah diantara tebing itu terasa begtu dingin (krn memang masih musim dingin dan anginnya cukup membuat dingin jg) tp sesekali pemandangannya membuat takjub. setelah cukup jauh berjalan, rasanya sih sekitar 500m lebih jg (krn berasa jauuuhh banget), akhirnya dr ujung celah terlihat sebuah bangunan yg wow.. ternyata adalah seperti sebuah kuil yg ada di tebing (gambar kanan atas). setelah foto-foto bentar, ternyata di sebelah kanan kuil itu ada jalan ke arah belakang, yg ternyata di belakang sana ada bekas seperti sebuah desa/pemukiman (gambar lainnya). benar-benar amazed bgt lihatnya.. ga heran d kalau itu masuk new 7 wonders of the world.. sayangnya guide nya ga jelasin sama sekali ttg daerah itu.. dan lom sempat baca sejarahnya juga.. tapi sepintas sih ada yg bilang itu dulunya bekas daerah tempat tinggal, trus jg yg di depan, pertama ditemui itu kuil pemujaan dewa gtu..
setelah cukup puas melihat-lihat sampai agak jauh ke belakang dan waktu jg sudah semakin siang, dah saatnya melanjutkan perjalanan.. akhirnya kami kembali ke depan lagi.. dengan sisa tenaga yg ada *halah* kembali ke jalan awal.. ternyata yg tersisa tinggal 12-13 org saja. dan dapat dibayangkan, perjalanan kembalinya terasa sangaaaatttt jauuuhhh... yah mgk kira-kira sampai 2km kyknya. benar-benar butuh perjuangan. hahaha. tapi yah cukup puas melihat keajaiban dunia itu.. :)
pulang dari situ, sempat mampir ke mata air tempat yang katanya Musa memukul batu sehingga keluar air. jangan membayangkan sumber mata air yg gimana banget.. inilah aslinya sekarang..


Tempatnya juga ga terlalu besar, hanya sepetak gtu saja. tapi banyak orang yang ambil air tersebut.. ada yg buat minum, ada yg buat cuci muka.. yaiks.. entah berapa byk org yg dah ambil dr situ.. satu hal yg dipesankan bapak gembala kemarin ini.. "ga perlu ikut-ikutan ambil air seperti itu.. yang menyembuhkan penyakit itu bukan air, tapi Tuhan. yang ada kalau minum itu malah bisa sakit perut lagi.. kalau ikut-ikutan ambil air dan percaya seperti itu, sama aja seperti memberhalakan air itu." yeah.. that's the point. Tuhan lah yang menyembuhkan, yg melakukan mujizat.. bukan air itu..

Dari situ, makan siang chinese food yg rasanya dah pasti kalah jauuhh dari chinese food di indo, tp untungnya masih bisa dimakan sih.. hehe. setelah itu perjalanan dilanjutkan lagi menuju Israel... tidak langsung ke Yerusalem, tapi ke Tiberias dulu.. :)

...to be continue..

Enjoying God's Favor - Holyland Trip (part 01)

Karena kasih karunia Tuhan, perkenanan Tuhan, akhirnya di awal tahun ini, Tuhan mengijinkanku untuk menginjakkan kaki di Tanah Perjanjian. sekitar 2 tahun yang lalu, saat sedang berkumpul dan berdoa, salah seorang kk pemimpin di greja ajak sama-sama nyanyi lagu berikut..
Ooo Yerusalem, kota mulia
hatiku rindu ke sana..
Tak lama lagi Tuhanku datanglah
bawa aku masuk sana...
3.5 thn yg lalu saat ada seorang teman yg pergi ke sana, jujur ak belum ada keinginan utk mau ke sana jg. sampai akhirnya saat diajak menyanyikan lagu di atas, agak mikir juga sih.. apalagi setelah papa dan mama ke sana dan cerita kalau benar-benar terlihat perbedaannya antara daerah Israel dan daerah sekitarnya (Palestina). Apa yg dibilang di Alkitab tentang tanah perjanjian yg kaya akan susu dan madunya itu benar-benar nyata. dan itu juga yg membedakan daerah Israel dan daerah Palestina. daerah Israel benar-benar hijau dan subur, sementara daerah palestina lebih banyak terdiri dari padang gurun...


Setelah Tuhan ijinkan ke sana, ak merasa bersyukur bgt. setidaknya jadi belajar sejarah juga. dan entah kenapa sejarah itu jadi begtu menarik (padahal wkt smp-sma males bgt blajar sejarah. haha). anyway.. sambil melakukan perjalanan di sana, ak jd membayangkan jg kejadian-kejadian yg diceritakan tour guide tentang perjalanan Yesus waktu dulu..
Dan setelah di sana.. aku cuma berdoa supaya suatu saat nanti Tuhan ijinkan aku untuk kembali lagi, tp kali itu bersama dengan org yg akan mendampingiku seumur hidupku.. hehe.Yang pasti aku benar-benar bersyukur dah diberi kesempatan untuk ke tanah perjanjian.. Thx God for Your favor.. :)
Aku berdoa supaya teman-teman yang punya kerinduan yg sama, akan Tuhan undang ke sana juga.. just pray and waiting for the KAIROS.. God bless! =)

10 Agustus 2011

Perantauan ke Negri Jiran

Awalnya dari setahun yang lalu.. saat itu masih banyak promo murah Air Asia dan jadilah sama tmen2 1 kantor pada iseng2 pengen ke Malaysia bareng.. Jadi judulnya beli tiket setahun di muka. hehe.
Seiring berjalannya waktu, banyak perubahan yg terjadi dan akhirnya dr 8 org yg memesan tiket wkt itu, yg bisa pergi hanya 4 org (yg 1 pake dipaksa dulu. hahaha). cukup disayangkan sih, tp mau gmn lagi.. yg 1 dah tanggal2 melahirkan.. yg 1 lagi hamil jalan 6 bulan beserta suaminya.. yg 1 lg ada bimbingan pra nikah di grejanya. :(
awalnya jg hampir ga jd pergi smua sih.. tp ak percaya, Tuhan berkehendak lain. hahaha. ternyata kami berempat masih diijinkan utk pergi bersama dan menikmati berkat Tuhan. kenapa ak bilang berkat? krn ternyata kami bisa mendapatkan hotel dgn hrg yg bisa dibilang sgt murah utk ukuran hotel bintang 4 yg pasti di atas bintang 3).. dan dgn uang saku seadanya (ga pake nabung dulu spt wkt mau ke spore november lalu), tetap bisa bawa pulang oleh2 seadanya (meskipun tetep pake acara ngutang dgn pake credit card. hahaha). selain ttg hotel, ak bener2 merasakan penyertaan Tuhan atas kami.. wkt mo pergi, seorang teman yg sblmnya pernah kuliah di sana coba menghubungi sopir yg bisa sewa mobil skalian tp ternyata sampai setelah di sana pun tu org ga bisa dihubungi.. dan saat kami ga tau di sana mau kemana2 naik apa, pas dr airport mo ke hotel, Tuhan kasih kami supir taksi yg baik, yg akhirnya bisa kami panggil utk anterin dan nemenin kami jalan2 di sana dgn biaya yg lbh murah dibanding dgn org yg seharusnya anterin kami (berkatnya si supir taksi nih).
sempat sekali wkt, pas makan malam pertama, di tmp makan itu ktemu sama org2 negro yg sptnya memang bukan org malay.. dia sempat ngajak ngomong ak tp ak ga jelas dia ngmg apa, trus tmen ak bilang klo ga usah ditanggapin. saat itu perasaan dah agak ga enak.. ak cuma bisa berdoa spy smuanya baik2 aja.. sampe akhirnya selesai makan, kami langsung buru2 cari taksi buat pulang ke hotel. dan sekali lagi, Tuhan itu baik.. Dia kasih supir taksi yg baik jg.. dengerin ceritanya supir taksi itu, ternyata dia jd supir part time, siang dia jd supervisor operasional di proton.. tipe org pekerja keras dan mau belajar.. smoga Tuhan memberkati dia.. :) pas di hotel atau besoknya gtu, teman yg bilang cuekin aja org2 itu, dia bilang klo dia sempat dengar org2 itu bilang sama pelayannya utk pesan makanan yg sama spt yg kami pesan dan bon kami suruh ksh ke mrk aja.. tp mgk si enci yg melayani n menghitung tau mksd mrk kli ya.. dan mgk jg krn sama2 chinese, jd saat kami minta bill ya dia hitung spt biasa aja.. dan ak percaya itu smua pasti karena Tuhan yg masih lindungi kami, cewe2 berempat.. thx God.
hari2 selanjutnya jg ak percaya smua yg terjadi ada campur tangan Tuhan di dlmnya.. bisa ktemu supir taksi yg dah tua dgn taksinya yg sudah tua jg itu pasti krn Tuhan mau kami memberkatinya jg.. :) bisa dibilang jd perjalanan yg diberkati dan diajar utk memberkati.. :D
Mungkin sempat ada hal yg membuatku dulu cukup kecewa krn tdk mendapatkan apa yg kuharapkan.. tp ternyata hal tersebut membuat ak melihat kebaikan2 dan penyertaan Tuhan yg membuatku bisa menikmati liburan kli ini.. Thx God.. ^^