17 April 2010

Diberkati untuk Memberkati

td nonton Kick Andy..
mungkin pd dpt bbm ato message dmn pun ttg acara td.. ak sdr dpt bbrp kli. n akhirnya ak nonton acara tersebut. biasanya ga pernah nonton. hehe.

tema Kick Andy hr ini ktnya sih "Mereka Yang Terpanggil". yg diundang ada 3 org.. Anne Avantie (designer ternama), Capt. Budi Soehardi (pilot SQ penerima CNN Hero Award 2009), dan Pdt. Daniel Alexander (hamba Tuhan pendiri 35 sekolah di papua).
sangat menarik!

3 org yg sama2 terpanggil, yg sama2 punya hati khusus (kenapa ak bilang khusus? krn tak semua org memiliki hati spt itu) utk melayani.. yg membedakan hanya bidang2nya..
pertama, Anne Avantie.. beliau base nya di Semarang. mendirikan rumah singgah utk anak2 yg sakit.. siapapun yg butuh akan dibantu, tidak membeda2kan.. bahkan sampai anak yg punya kelainan pun dibantunya.. mnrtku ga byk org yg berani melakukan hal spt ini.. dan mimpinya.. beliau ingin memiliki klinik/rumah sakit sendiri spy org2 yg singgah di tmpnya tdk perlu lg dirujuk ke rmh sakit2 yg ada, tp mereka bisa lgs menyediakannya.. wow..

kedua, Capt. Budi Soehardi.. mendirikan panti asuhan yg base nya di Kupang. awalnya krn merasa iba melihat pengungsi2 timor leste yg 'tak terurus'.. membatalkan rencana keliling dunia utk sekedar mampir memberikan bantuan kpd pengungsi2 tsb.. sampai akhirnya mendirikan panti asuhan di sana.. mereka mengurus anak2 yg tidak mampu di Kupang mulai dr yg masih bayi.. dan anak2 tsb tidak utk diadopsi. mrk dirawat dan disekolahkan, diajarkan bercocok tanam dll utk kemudian setelah 'matang', dikembalikan ke org tuanya..

ketiga, Pdt. Daniel Alexander.. mendirikan sekolah2 di pedalaman papua.. perjuangannya cukup sulit utk dpt masuk ke lingkungan mereka dgn hati yg tulus.. tp pd akhirnya, mrk mau menerimanya.. mendirikan sekolah mulai dr TK sampai SMA, dan jg memberikan beasiswa utk lanjut kuliah.. visinya adalah spy anak2 papua semuanya bisa mendapatkan pendidikan utk dikemudian hrnya mrk bisa membangun daerah mrk.. wow..

benar2 org2 yg menginspirasi.. dan yg ak dptkan dr kisah mrk, ada bbrp hal..
1. Tuhan turut campur dlm setiap apapun yg mrk lakukan. mujizat demi mujizat Tuhan nyatakan.. dan yg luar biasa.. mrk tetap mengingat klo mrk bisa lakukan itu smua cuma krn Tuhan..
2. Mereka berani meninggalkan zona nyaman mereka utk melayani org2 yg membutuhkan, yg terkadang terlupakan. Anne yg bisa dibilang meninggalkan kehidupannya yg sebenarnya bisa saja utk hidup Glamour.. Capt.Budi. beliau bilang rumahnya yg di Jakarta n Singapore hanya sbg tmp transit. sisa wktnya klo sdg tdk tugas akan dihabiskan di Kupang.. Pdt. Daniel yg meninggalkan kehidupan lamanya utk tinggal di papua.
3. Punya pasangan yg benar2 mendukung mrk. mulai dr Anne yg memiliki suami yg sangat mendukung apa yg dilakukan istrinya, Capt.Budi yg memiliki istri yg meninggalkan kehidupan glamour utk selalu mendukungnya bahkan sgt mengambil bagian dlm perawatan anak2 kecil di sana.. dan Pdt. Daniel yg memiliki istri yg sudah mjd warga negara Canada yg bersedia mendampingi dan mendukung suaminya utk tinggal di papua dan membangun sekolah2 di sana.

yg bisa aku katakan mgk cuma WOOWW... mrk luarr biasaa... mrk diberkati Tuhan dan memakai berkat itu utk memberkati org lain yg sgt membutuhkan..
jd terinspirasi kembali utk menjadi spt mrk.. jd teringat lg, ak pernah terpikir utk mendirikan sekolah2 gratis.. panti asuhan jg boleh.. kira2 bisa ga ya itu terwujud?? =) tp ak rasa klo Tuhan berkenan, pasti akan dibukakan jalan, apalagi klo keinginan itu, mimpi itu, bukan sesuatu yg aneh2.. hehe..

buat yg terinsipirasi n yg punya hati utk melayani spt itu.. ayo kita sama2 bangun bangsa kita.. dan biarlah smuanya hanya utk kemuliaan nama Tuhan Yesus.. Diberkati untuk memberkati. Gbu ^^

11 Maret 2010

Transformasi hidup burung Elang

Elang merupakan jenis unggas yang mempunyai umur paling panjang di dunia. Umurnya dapat mencapai 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu, seekor elang harus membuat suatu keputusan yang sangat berat pada umurnya yang ke-40.

Ketika elang berumur 40 tahun: cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya serta sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal sehingga sangat menyulitkan waktu terbang.

Pada saat itu, elang hanya mempunyai dua pilihan:
Menunggu kematian, atau Mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan - suatu proses transformasi yang panjang selama 150 hari.

Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras terbang keatas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang ditepi jurang, berhenti dan tinggal disana selama proses transformasi berlangsung.

Pertama-tama, elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya, dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.


Lima bulan kemudian, bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali dengan paruh dan cakar baru. Elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi!

Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat, meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan melenakan. Kita harus rela untuk meninggalkan perilaku lama kita agar kita dapat mulai terbang lagi menggapai tujuan yang lebih baik di masa
depan.

Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri
sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda.


Jangan biarkan masa lalu menumpulkan asa dan melayukan semangat kita. Anda adalah elang-elang itu. Perubahan pasti terjadi. Maka itu, kita harus berubah!


“Great man was not born great, God uses trials and troubles to make them GREAT”

03 Maret 2010

film terlarang? hm..

dulu cukup sering ada yg namanya seminar multimedia untuk orang tua.. hampir setiap ada kluar film yg booming ga lama setelah itu pasti ada aja seminar multimedia.. contohnya, hm.. dulu pokemon.. trus harry potter, trus spiderman, n yg terakhir ak tau naruto. mskp sering diadakan n sering dihimbau utk ikut, ak paling anti untuk dtg.. kenapa? krn aku tau kemana arah seminar itu. pasti ujung2nya anak2 ga boleh nonton ini itu..
nah, berikut ini pemikiranku ttg film2 n seminar itu..

apa yg km katakan kepada seseorang hrs dpt dipertanggung jawabkan bukan? jgn sampe kita menjilat ludah sendiri.. klo kita dah melarang org utk tidak ini tidak itu, klo kita melakukannya (apa yg kita larang), bagaimana org lain akan percaya lg sama kita.. benar kan? itulah sebabnya kenapa ak ga sepenuhnya setuju dgn larangan2 yg ada di seminar multimedia itu.. dan itu sebabnya juga ak ga pernah mengatakan ini ga boleh ditonton ato yg ini boleh ditonton kepada anak2 saat ak mengajar.
klo bagiku sendiri, sometimes ak setuju ada bbrp film yg tidak baik (bukan tidak boleh) ditonton oleh anak2. tetapi ak rasa itu tidak berlaku utk anak2 yg sudah beranjak dewasa n dah bisa membedakan yg mana yg benar n yg mana yg salah.
sy coba ambil contoh ttg harry potter. dulu sempat byk yg mengajarkan ke anak2 klo itu ga boleh ditonton.. pertanyaannya, apakah yg mengajarkannya tidak pernah nonton jg? klo ga pernah nonton, gmn dia tau klo itu ga benar? aneh bukan.. kembali ke harry potter. klo ak sdr, klo emank ak berminat nonton film tsb, ak akan nonton. makanya ak ga akan bilang klo ga boleh nonton itu. cuma permasalahan di sini adalah.. gmn klo anak2 yg nonton? i think it's ok klo orang tua anak2 tsb mendampingi n ksh tau yg benar kpd mereka spy mrk ga ikut2an melakukan sesuatu yg ga benar yg diajarkan oleh film tersebut (main sihir). tp klo ortu ga bisa menjaga anak2nya, mending jgn nonton drpd anak2nya malah jd ikut2an main sihir (yg dah pasti ga bener).
contoh lain lg spiderman.. klo org tua ga mendampingi anaknya nonton, yg bisa tjd adalah anak tsb malah cari laba2 utk menggigitnya (dmn pernah ada yg melakukannya). ak tau atas dasar itulah seminar multimedia melarang anak2 menonton film2 itu..
klo utk anak kecil, ak cukup setuju dgn catatan spy mrk ga ikutin hal2 yg ga bener td. tp klo utk anak abg.. hm, ak rasa itu hanya menjadikan mrk penasaran n memberontak klo dilarang.. pernah ada yg tanya sama ak, boleh ga ci nonton harpot (pdhl tiket dah dipegang tinggal masuk bioskop -.-"). ak cuma bilang, km dah cukup gede, dah tau yg mana yg benar n yg mana yg salah, ak rasa ga masalah.

sebenernya, mo nonton film apapun, yg penting bisa membedakan lah yg mana yg benar n yg mana yg salah. yg mana yg boleh diikuti, yg mana yg ga boleh diikuti.. kenapa? krn semua film pasti ada +/- nya.. bahkan film kartun pun jg ada.
contoh yg barusan ak baca beritanya.. film the princess n the frog aja bisa berakibat ga baik.. trus tom n jerry.. kenapa ga pernah ada yg ngelarang? padahal mnrtku itu film kartun yg cukup sadis..
intinya sih selama ortu bisa menjaga tontonan anak2nya (dgn ksh tau yg mana yg benar n tidak benar) n masing2 pribadi bisa membedakan mana yg benar n mana yg tidak benar.. i think it's ok utk menikmati film2 yg sedang booming.. =)

25 Februari 2010

kehadiran bapa dan kekudusan

"Tanpa Ayah, anak ****** ****** bisa hidup normal". Demikian judul sebuah artikel di suatu situs berita yg membuatku langsung berpikir. Hm, seorang anak lahir tanpa figur seorang ayah.. Ups, malah mungkin ga tau ayahnya sapa.. (sampe saat ini sy msh penasaran, sapa ayah bayi itu.. kok ga pernah disebutkan lagi y di berita2nya.. apakah benar2 tidak tahu siapa ayah bayi itu? menyedihkan. >.<)
dari judul berita tersebut.. ada 2 hal yg terlintas di pikiran sy..
1. benarkah seorang anak tidak akan mengalami masalah jika dia tidak memiliki figur seorang ayah?
berdasarkan pengalaman yg sudah2, dari kesaksian orang2 yg pernah sy dengar.. sepertinya kehadiran seorang ayah sangat dibutuhkan oleh seorang anak. kenapa? hm.. susah juga sih sy menjelaskannya krn sy sdr tdk mengalami hal tersebut. tapi yg pasti, itu akan mempengaruhi pengenalan anak tersebut terhadap Bapa di Surga. Apalagi jika ayahnya tidak diketahui.. bagaimana dia bisa mempunyai gambaran Bapa yg baik.. anak yg tumbuh dengan ada ayah saja terkadang belum tentu memiliki pemahaman yg benar ttg seorang Bapa, apalagi jika ayahnya tidak menjadi contoh ayah yg baik, apalagi yg tidak mengetahui siapa ayahnya.. menurut sy itu suatu hal yg menyedihkan.. :(
mungkin ak cuma bisa berdoa supaya tidak semakin banyak anak2 yg lahir dgn tidak mengetahui siapa ayahnya..
2. kenapa hal tersebut bisa terjadi? melahirkan tanpa seseorang yg menjadi ayah anaknya..
memikirkan hal ini mengingatkan sy kembali dengan tema JC tahun ini.. KEKUDUSAN. hal tersebut bisa terjadi pasti ujung2nya krn ada sesuatu yg seharusnya tidak dilakukannya. dan sebenarnya hal tersebut bisa saja tidak terjadi, jika org ybs menjaga dirinya untuk hidup kudus. dan hidup kudus itu tidak tergantung org lain, tetapi komitmen yg kita ambil masing2.
untuk hal yg kedua ini mgk ak cuma bisa berdoa spy semakin banyak org2, khususnya anak2 Tuhan yg mengerti akan pentingnya kekudusan untuk kemudian membuat dan menjalankan komitmen mengenai hal tersebut.


*tulisan ini hanya sekedar pemikiran penulis. mohon maaf jika ada yg kurang berkenan.*

23 Februari 2010

kesempatan..

Banyak yg bilang klo kesempatan itu ga datang 2x. Hm.. mungkin klo bagi saya, saya ingin sedikit mengkoreksi.. Kesempatan bukannya ga datang 2x, tp BELUM TENTU datang 2x.. dan klo menurut sy, kita harus pintar2 untuk mencari kesempatan itu..

contoh simpelnya aja spt ini..
supir kluarga kami sedikit bermasalah dgn cara menyetirnya. bagi yg ga terbiasa, bisa mabok sptnya. bentar2 nge-rem.. jd suka ndut-ndutan gtu.. nah, setiap kali saya diantar olehnya, jika saya ingin minum dr gelas sy.. sy harus pintar mencari kesempatan supaya sy bisa minum dr gelas sy kalau sy ga mau airnya tumpah ke baju sy.

sama hal nya dgn kehidupan setiap kita sehari-hari. mau ngomongin ttg apapun, tetap kita harus pintar2 mencari kesempatan. bbrp minggu yg lalu sy baca di sebuah renungan, dikatakan kalau kesempatan itu tidak datang2 juga, kita sendiri lah yg hrs berusaha untuk menciptakan kesempatan itu.
nah, permasalahannya adalah gmn caranya? kalau sy boleh bilang, sptnya pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh diri kita sendiri. untuk setiap kasus pasti berbeda caranya. tinggal apakah kita mau mencoba berusaha menciptakan kesempatan itu?

waktu itu setelah sy membaca renungan tersebut, sy sempat diijinkan untuk mencoba membuat kesempatan.. kesempatan utk mengenal seseorang tepatnya. dan menurut sy, itu cukup berhasil. =)

intinya, kalau sy boleh bilang.. kalau kesempatan itu mungkin belum datang pada kita, ciptakan kesempatan itu... dan jika kesempatan itu datang, jangan sia2kan itu karena kesempatan belum tentu datang 2x. tapi yg penting jg, tetap sertakan Tuhan untuk apapun yg hendak kita lakukan. Jika Tuhan memang berkenan, pasti semua jalan, semua kesempatan itu pasti dibukakan.. Gbu. ^^